Tantangan terbesar kata dia, bukan hanya soal pandemi covid-19, tantangan lain seperti rendahnya pemahaman tentang empat pilar kebangsaan, ketidakadilan, kesewenang-wenangan dalam berbagai tingkatan, tidak saling menghargai, budaya gotong-royong serta tolong – menolong yang mulai hilang, tindakan korupsi, ketimpangan, pemaksaan dan tantangan lainnya.
Disadari bahwa berbagai tantangan itu mulai menggerogoti sendi – sendi kehidupan masyarakat, menggerogoti nilai luhur empat pilar kebangsaan itu.
Terus melakukan sosialisasi empat pilar merupakan tekad dan kegigihannya untuk terus memberi pemahaman bahwa empat pilar itu sangat penting, luhur dan mulia sebagai fondasi bangsa.
“Sebagai wakil bapak dan ibu ditingkat nasional, kami tugas penting untuk terus mensosialisasikan empat pilar kebangsaan ini, bangsa Indonesia sebagai bangsa yang mejemuk ini, kita tetap ada dalam satu bingkai yaitu NKRI,”Tegasnya.
Sementara itu, Guru honor yang juga merupakan salah satu peserta sosialisasi Ofni Neparasi mengatakan, semua orang perlu diingatkan tentang nilai yang terkandung dalam empat pilar karena itu merupakan fondasi bangsa Indonesia yang dibangun bersama dan salah satu nilai itu adalah keadilan bagi siapapun itu.
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Kabar-Independen.Com
+ Gabung
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
